Karya Tulis Ilmiah-Pengaruh Teknologi Informasi

Jumat, 13 September 2013




BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang

Kehidupan manusia yang bermula dari kesederhanaan kini menjadi kehidupan yang bisa dikategorikan sangat modern. Hal ini merupakan dampak yang timbul dari hadirnya teknologi. Teknologi adalah sesuatu yang bermanfaat untuk mempermudah semua aspek kehidupan manusia. Penggunaan teknologi oleh masyarakat menjadikan dunia teknologi semakin lama semakin canggih. Komunikasi yang dulunya memerlukan waktu yang lama dalam penyampaiannya, kini dengan teknologi segalanya menjadi sangat cepat dan seakan tanpa jarak.

Awalnya, teknologi diciptakan untuk mempermudah setiap kegiatan manusia. Kini teknologi telah berkembang pesat dan semakin canggih sehingga terjadi penambahan fungsi teknologi yang semakin memanjakan kehidupan manusia. Contohnya adalah handphone dan internet.

Di awal kemunculannya, handphone hanya dimiliki oleh kalangan tertentu yang benar-benar membutuhkannya demi kelancaran pekerjaan mereka. Namun, seiring perkembangan zaman, handphone telah dimiliki oleh semua kalangan baik yang benar-benar membutuhkan maupun yang kurang membutuhkan tak terkecuali para remaja. Internet tidak hanya sekadar teknologi untuk mencari informasi. Internet juga menyediakan berbagai hal seperti jejaring sosial yang sangat populer di kalangan remaja

Contoh positif dari penggunaan teknologi komunikasi adalah memanfaatkan teknologi ini untuk membantu mereka dalam proses pembelajaran. Sedangkan contoh negatif dari penggunaan teknologi antara lain menggunakan handphone dalam proses belajar mengajar serta mengakses situs porno melalui internet.

1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka permasalahan dalam tulisan ini adalah :
1. Apa pengertian teknologi komunikasi ?
2. Bagaimana dampak positif dari kemajuan teknologi komunikasi ?
3. Bagaimana dampak negatif dari kemajuan teknologi komunikasi ?
4. Apa tindakan yang dilakukan remaja untuk menghindari penyalahgunaan teknologi komunikasi ?
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Teknologi Komunikasi
Teknologi merupakan pengetahuan terhadap penggunaan alat dan kerajinan, dan bagaimana hal tersebut mempengaruhi kemampuan untuk mengontrol dan beradaptasi dengan lingkungan alamnya. Teknologi juga dapat diartikan sebagai alat-alat yang dibuat atau dirancang oleh manusia yang bertujuan untuk memudahkan kegiatan-kegiatan manusia.
 
Teknologi komunikasi adalah sistem elektronik yang digunakan untuk berkomunikasi antar individu atau kelompok orang. Teknologi komunikasi menfasilitasi komunikasi antar individu atau kelompok orang yang tidak bertemu secara fisik di lokasi yang sama. Teknologi komunikasi dapat berupa telpon, telex, fax, radio, televisi, audio video’ electronic data interchange and e-mail.
2.2 Dampak Positif dari Kemajuan Teknologi Komunikasi.
1.      Internet sebagai media komunikasi, dimana setiap pengguna internet dapat berkomunikasi dengan pengguna lainnya dari seluruh dunia.
2.      Media pertukaran data, dengan menggunakan email, newsgroup, ftp dan www (world wide web – jaringan situs-situs web) para pengguna internet di seluruh dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat dan murah.
3.      Media untuk mencari informasi atau data, perkembangan internet yang pesat, menjadikan www. sebagai salah satu sumber informasi yang penting dan akurat.
4.      Fungsi komunitas, internet membentuk masyarakat baru yang beranggotakan para pengguna internet dari seluruh dunia.
5.      Mempermudah proses pembelajaran, Layanan online ini dapat terdiri dari berbagai tahapan dari proses program pendidikan seperti: pendaftaran, test masuk, pembayaran, perkuliahan, penugasan kasus, pembahasan kasus, ujian, penilaian, diskusi, pengumuman, dll.
6.      Mempermudah komunikasi untuk menyambung silaturahmi, seperti pada telepon yang memungkinkan kita berkomunikasi dengan orang di daerah lain ataupun di negara lain
7.      Sarana untuk hiburan. Beberapa perangkat hasil dari teknologi komunikasi menyediakan fasilitas game, audio, dan video.
8.      Kemudahan bertransaksi dan berbisnis dalam bidang perdagangan sehingga tidak perlu pergi menuju ke tempat penawaran/penjualan.
9.      Siswa tidak gagap teknologi, siswa dapat mengikuti perkembangan era teknologisasi dunia dan siswa dapat lebih produktif, efektif dan efisien dalam waktu, energi dan biaya karena ada sarana komunikasi yang memudahkan urusannya.

2.3 Dampak Negatif dari Kemajuan Teknologi Komunikasi
1        Pornografi
2        Violence and Gore, Kekejaman dan kesadisan juga banyak ditampilkan di internet.
3        Penipuan
4        Carding, Karena sifatnya yang real time (langsung), para penjahat mampu mendeteksi adanya transaksi (yang menggunakan Kartu Kredit) on-line dan mencatat kode Kartu yang digunakan. Untuk selanjutnya mereka menggunakan data yang mereka dapatkan untuk kepentingan kejahatan mereka.
5        Perjudian
6         Mengurangi sifat sosial manusia karena cenderung lebih suka berhubungan lewat internet daripada bertemu secara langsung (face to face).
7        Membuat seseorang kecanduan, terutama yang menyangkut pornografi dan dapat menghabiskan uang karena hanya untuk melayani kecanduan tersebut.
8        Penggunaan tidak sesuai kondisi, menggunakan handphone pada saat proses belajar mengajar berlangsung untuk sms-an dengan teman atau pacar atau membuka situs jejaring sosial (facebook, twitter, plurk, yahoo koprol, dll) pada saat belajar.

2.4 Tindakan yang Dilakukan untuk Mengindari Penyalahgunaan Teknologi Komunikasi
1.      Gunakan teknologi yang ada untuk menjalin hubungan yang lebih intents dengan orang-orang yang telah anda kenal didunia nyata. Jangan terobsesi mencari teman-teman baru di jejaring sosial karena dapat menyebabkan kecenderungan.
2.      Jika anda ingin mencari teman-teman yang baru didunia maya, carilah komunitas positif yang sering melakukan pertemuan di dunia nyata atau biasa dikenal dengan istilah kopdar atau kopi darat.
3.      Menolak ajakan teman untuk menyimpan maupun melihat hal-hal yang meyangkut pornoaksi dan pornografi.
4.      Tidak membawa handphone ke sekolah atau mematikan handphone saat pelajaran berlangsung agar tidak mengganggu konsentrasi belajar.
5.      Ketika berada dirumah sebaiknya mengatur waktu sebaik-baiknya antara belajar dan memanfaatkan teknologi komunikasi, seperti handphone, internet, dan lain-lain
6.      Menghindari mengakses situs porno atau mendownload konten-konten porno
7.      Memanfaatkan teknologi komunikasi seperlunya.

Dalam hal ini pengawasan dari orang tua juga sangat penting. Mengingat kenakalan remaja dilakukan mayoritas dilakukan oleh para remaja yang kurang mendapat perhatian dari orang tua.
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
1        Teknologi adalah alat-alat yang dibuat atau dirancang oleh manusia yang bertujuan untuk memudahkan kegiatan-kegiatan manusia. Sementara, pengertian dari komunuikasi adalah suatu proses penyampaian informasi dari satu pihak kepada pihak lain agar terjadi saling mempengaruhi di antara keduanya.
2        Pengertian Teknologi Komunikasi adalah sistem elektronik yang digunakan untuk berkomunikasi antar individu atau kelompok orang. Teknologi komunikasi memfasilitasi komunikasi atar individu atau kelompok orang yang tidak bertemu secara fisik di lokasi yang sama. Teknologi komunikasi dapat berupa telepon, telex, fax, radio, televisi, e-mail, dan lain-lain.
3        Dampak positif dari kemajuan teknologi komunikasi, antara lain:
·         Internet sebagai media komunikasi
·         Media pertukaran data
·         Media untuk mencari informasi atau data
·         Fungsi komunitas
·         Mempermudah proses pembelajaran
·         Mempermudah komunikasi untu menyambung silaturahmi
·         Sarana untuk hiburan
·         Kebutuhan bertransaksi dan berbisnis dalam bidang perdagangan
·         Siswa tidak gagap teknologi
4        Dampak negatif kemajuan teknologi komunikasi antara lain:
·         Pornografi
·         violence and gore
·         penipuan
·         carding
·         perjudian
·         mengurangi sifat social manusia
·         bisa membuat seseorang kecanduan
·         penggunaan tidak sesuai kondisi.
5        Tindakan yang dilakukan untuk menghindari penyalahgunaan teknologi komunikasi adalah dengan menggunakan teknologi komunikasi seperlunya dan penggunaannya sesuai dengan kondisi.

Logika dan Algoritma

Tahapan Analisa Algoritma
1. Bagaimana merencanakan suatu algoritma:
Menentukan beberapa model atau desain sebagai penyelesaian dari suatu masalah untuk mendapat sebuah solusi yan mungkin. Dengan demikian, akan banyak terdapat variasi desain atau model yang dapat diambil yang terbaik.
2. Bagaimana menyatakan suatu algoritma
Menentukan model suatu algoritma yang digunakan sehingga dapat membuat barisan langkah secara berurutan guna mendapatkan solusi penyelesaian masalah. Menentukan model tersebut agar dapat digunakan dengan cara:
1. Deskriptif
2. Flow Chart
3. Pseudo Code
Bagaimana menyatakan suatu algoritma
1. Deskriptif
Logika Algoritma bertipe Deskriptif maksudnya adalah logika algoritma yang ditulis dengan bahasa manusia sehari-hari (misalnya Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris). Setiap Langkahnya ditulis dalam satu kalimat atau lebih. Tidak ada aturan untuk penulisan algoritma bertipe Deskriptif ini. Semua kalimat ditulis dengan sistematis, jelas, terbatas dan berurutan.
Contoh :
1)      Logika Algoritma menghitung_luas_segitiga
2)      Untuk menghitung Luas Segitiga pertama Masukan nilai alas
3)      Kemudian masukan nilai tinggi
4)      Kemudian hitung dengan menggunakan rumus Luas = Alas * Tinggi / 2
5)      Cetak Luas
6)      2. Flow Chart
7)      Logika Algoritma bertipe Flow Chart maksudnya adalah logika algoritma yang ditulis dalam bentuk diagram-diagram dengan anak panah sebagai penunjuk urutan langkah algoritmanya. Didalam Diagram terdapat Simbol-simbol yang mempunyai makna atau arti tersendiri.
   


3. Pseudocode
Logika Algoritma bertipe Pseudocode maksudnya adalah tiruan atau imitasi dari kode bahasa pemograman. Pada dasarnya, pseudocode merupakan suatu bahasa yang memungkinkan programer untuk berfikir terhadap permasalahan yang harus dipecahkan tanpa harus memikirkan syntax dari bahasa pemograman yang tertentu. Jadi pseudocode digunakan untuk menganmbarkan logika urut-urutan dari perogram tanpa memandang bagaimana bahasa pemorogramannya.
Contoh pseudocode untuk Algoritma menghitung_luas_segitiga
1)      deklarasi:
2)      luas,alas,tinggi : integer
3)      deskripsi
4)      read (alas)
5)      read (tinggi)
6)      luas ← alas * tinggi / 2
7)      write (luas)

Ejaaan Yang Disempurnakan - Bahasa Indonesia

Mata Kuliah Rabu, 11 September 2013

Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) diresmikan tahun 1972. Sebelumnya ejaan di Indonesia adalan Ejaan Van Ophusyen dan setelah itu Ejaan Soewandi, hingga akhirnya sampai sekarang ini Ejaan di negara kita adalah Ejaan Yang Disempurnakan (EYD).
EYD memiliki peraturan yang mengikat dan harus ditaati.
Aturan EYD meliputi:

1.Pemakaian Huruf

  • Huruf Abjad
  • Huruf Vokal
  • Huruf Konsonan
  • Huruf Diftong
  • Gabungan Huruf Konsonan
  • Huruf Kapital
  • Huruf Miring
  • Huruf Tebal
2. Penulisan Kata

  • Kata Dasar
  • Kata Turunan
  • Bentuk Ulang
  • Gabungan Kata
  • Kata Depan di, ke dan dari
  • Suku Kata
  • Partikel
  • Singkatan dan Akronim
  • Angka dan Bilangan
  • Kata Ganti ku-, kau-, -ku, -mu dan -nya
  • Kata Si dan Sang
3. Pemakain Tanda Baca

  • Tanda Titik (.)
  • Tanda Koma (,)
  • Tanda Titik Koma (;)
  • Tanda Titik Dua (:)
  • Tanda Hubung (-)
  • Tanda Pisah (--)
  • Tanda Tanya (?)
  • Tanda Seru (!)
  • Tanda Elipsis (...)
  • Tanda Petik ("")
  • Tanda Petik Tunggal (' ')
  • Tanda Kurung(( ))
  • Tanda Kurung Siku ([ ])
  • Tanda Garis Miring (/)
  • Tanda Penyingkat atau Apostrof (')

Sejarah Peradaban Islam

Mata Kuliah Selasa, 10 September 2013

Sejarah adalah peristiwa masa lalu yang dianggap penting dan berpengaruh. Sebuah peristiwa dapat dikatakan penting apabila dapat memiliki pengaruh terhadap kehidupan selanjutnya atau masa yang akan datang.
Kenapa mempelajari sejarah?
  1. Sebagai pelajaran yang dapat diambil hikmahnya.
  2. Sebagai Evaluasi
  3. Sebagai Agenda
Sejarah adalah ilmuyang memiliki objek kajian  dengan metode ilmiah yaitu, Realistis, Logis dan Empiris.
Sejarah juga memiliki sumber berupa lisan dan tulisan. Sumber lisan contohnya adalah cerita dari nenek moyang. Sumber tertulis misalnya prasasti, artefak, buku dan lain-lain.

Sistem Bilangan dan Kode

Mata kuliah hari senin, 9 September 2013

SISTEM BILANGAN
      Suatu cara untuk mewakili besaran dari suatu item phisik.
       Basis yang dipergunakan masing-masing sistem bilangan  tergantung dari jumlah nilai bilangan yang dipergunakan
      Sistem bilangan desimal dengan basis 10 (Deca berarti 10) menggunakan 10 macam simbol bilangan
      Sistem bilangan binari dengan basis 2 (binary berarti 2) menggunakan 2 macam simbol bilangan
      Sistem Bilangan Oktal dengan basis 8 (Octa berarti 8) menggunakan 8 macam simbol bilangan
      Sistem bilangan Heksadesimal dengan basis 16 (hexa berarti 16) menggunakan 16 macam simol bilangan
SISTEM BILANGAN DESIMAL
Dasar dasar dari sistem bilangan ini adalah :
      Mempunyai bilangan dasar (base) = 10
      Simbol yang digunakan = 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9
      Digunakan dalam kehidupan sehari hari untuk menyatakan besar jumlah kwantitatif dari suatu benda dan untuk menyatakan tingkatan, nilai, perbandingan
      Kombinasi dari simbol simbol ini akan membentuk suatu bilangan didalam sistem desimal.
      Bentuk nilai suatu bilangan desimal dapat berupa integer desimal atau pecahan desimal
      integer desimal adalah nilai desimal yang bulat,
                      EX: 8598 dapat diartikan
                                                                                                         Absolut value
                                                                 Position Value/Place-value
                      8 x 103 = 8000
                      5 x 102 =   500
                      9 x 101 =     90
                      8 x 100 =       8
                                                            ----------- +
                                                               8598
      Absolute Value :
                Nilai mutlak dari masing masing Bilangan
      Position Value   :
                bobot dari masing masing digit tergantung dari letak posisinya, yaitu bernilai basis dipangkatkan dengan urutan posisinya
Posisi Digit (dari kanan)

Position Value

1
100 =1

2
101 =10

3
102 =100

4
103 =1000

5
104 =10000


Sehingga nilai 8598 dapat diartikan sebagai ?
= (8 x 103) + (5 x 102) + (9 x101) + (8 x 100)
= (8 x 1000) + (5 x 100) + (9 x 10) + (8 x 1)
= 8000 + 500 + 90 + 8
= 8598
Pecahan desimal
adalah nilai desimal yang mengandung nilai pecahan dibelakang koma
Misal 183,75 dapat diartikan sebagai :
                                                1x102  = 100
                                                8x101   =   80
                                                3x100  =     3
                                                7x10-1 =     0,7
                                                5x10-2 =     0,05
                                                                                           ----------------- +
                                                                      183,75
SISTEM BILANGAN BINARY
      Dasar dasar dari sistem bil binary adalah :
      Mempunyai bilangan dasar (base) = 2
      Simbol yang digunakkn berbentuk 2 digit angka yaitu : 0 dan 1
      Digunakan untuk perhitungan didalam komputer, karena komponen-komponen dasar komputer hanya mengenal dua keadaan saja.
      Misal : 1011 dapat diartikan
                                                                                                      Absolut value
                                                                      Position value /place-value
      1 x 23 = 8
      0 x 22 = 0
      1 x 21 = 2
      1 x 20 = 1
                                                          ----------+
                                            11
Position value sistem binary merupakan perpangkatan dari nilai 2 sbb :
Posisi digit (dari kanan)

Position value

1

20 = 1

2
21 = 2

3
22 = 4

4
23 = 8

5
24 = 16

:
.


SISTEM BILANGAN OKTAL
Dasar-dasar dari sistem bilangan ini adalah :
      Mempunyai bilangan dasar (base) = 8
      Simbol yang digunakan : 0 1 2 3 4 5 6 7
Misal 1213 dapat diartikan sebagai :
  Absolut value
  Position value /place-value
1 x 83 = 512
2 x 82 = 128
1 x 81 =    8
3 x 80 =    3
                                      --------- +
                                                     651

Position value sistem oktal merupakan perpangkatan dari nilai 8 sbb :
Posisi digit (dari kanan)

Position value

1
80 = 1

2
81 = 8

3
82 = 64

4
83 = 152

5
84 = 4096

:
.
:
.

Sehingga 1213 dapat juga diartikan sebagai :
(1 x 512) + (2 x 16) + (1 x 8) + (3 x 1)
                                                                = 651
SISTEM BILANGAN HEXADESIMAL
Dasar-dasar dari sistem bilangan ini adl :
      Mempunyai bilangan dasar (base) = 16
      Simbol yang digunakan :
                0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 A B C D E F
      Digunakan untuk meringkas (shorthand) dari sistem bilangan dasar dua
      Misal AF01 Yang dapat diartikan sebagai :
      A x 163 = 10 x 4096  = 40960
      F x 162 = 15 x   256  =  3840
      0 x 161 =   0 x    16   =       0
      1 x 160 =    1 x     1  =        1
                                                                                                                                  ---------------+
                                                                                           44801
Position value sistem hexadesimal merupakan perpangkatan dari nilai 16 sbb :
Posisi digit (dari kanan)

Position value

1
160 = 1

2
161 = 16

3
162 = 256

4
163 = 4096

:
.
:
.

KONVERSI SISTEM BILANGAN
      Bila suatu nilai telah dinyatakan dalam suatu sistem bilangan tertentu, dan apabila kita ingin mengetahui nilai tersebut dalam sistem bilangan lain, maka nilai dalam sistem bilangan sebelumnya harus dikonversikan terlebih dahulu.

      Kasus ini akan banyak ditemui apabila kita berhubungan dengan bahasa mesin yang menggunakan sistem bilangan binary, demikian juga bila berhubungan dengan bahasa assembler, maka akan banyak ditemui nilai yang dinyatakan dalam sistem bilangan hexadesimal maupun bilangan oktal